7
Dual boot Ubuntu and Windows 7 (Ubuntu installed first)

“How to” Dual boot Ubuntu and Windows 7 (Ubuntu installed first)

##This guide does not work for Karamic or future releases, For that see page 14 and follow the link provided by presence1960 for how to dual boot with Grub2 (requires some reading) I will update this guide for grub2 when I have more time##

I have recently seen many posts from people trying to dual boot Ubuntu and Windows 7 beta, but not succeeding. So I tried it out myself and found a solution.
Index

1. Obtain a copy of Windows7.
2. Partition your disk with gparted.
3. Install Windows7.
4. Re-install Grub.
5. Edit Grub to List Windows 7.
6. Have Fun.
__________________________________________________ ________________________________

1. Obtain a copy of windows 7.

*You can also find a torrent of this but for legal reasons I cannot provide a link. *


2. Partition your disk

**This does go wrong in some cases, if in doubt back up your valuable data.**

Boot from a Ubuntu live cd or a gparted live cd.
Start up gparted, If ubuntu is on the whole disk you need to re-size it by at least 8 gb for Windows 7. (Make sure windows 7 is on the second partition to make it easier for grub) You will be left with some unallocated space on your hard disk if you want you can partition it to NTFS or you can do it later on the windows install.

3. Install Windows 7

Follow the on screen instructions, Select the un-partitioned space to format and install windows on, or if you already made it NTFS choose your NTFS partition.

**It will ask for a product key but you have 30 days to do that. Note: Beta keys will work with the RC**


4. Re-install GRUB

Now you have windows 7 but it has completely eaten your boot loader so you need to re-install grub.
Boot from the ubuntu live cd and go to terminal.
Type in terminal:

"sudo grub"
"grub> find /boot/grub/stage1"

That should return your Ubuntu partition in the form of (hdX,Y), use that:

grub> root (hdX,Y)
grub> setup (hd0)
grub> quit

(you don’t need to type the grub> bit)

That has re-installed grub but you can no longer see windows7

5. Edit grub.
Go to terminal from normal ubuntu and type :

“sudo gedit /boot/grub/menu.lst”

A large text file will open and at the bottom leave a line and add this:

title windows 7 beta (Loader)
root (hd0,1)
savedefault
makeactive
chainloader +1

(Do not type this line but if that does not work on re-boot try “hdo,0 or hd0,2” and so on until it works.)

Now that is done you can re-boot into windows 7 and ubuntu happily

Link Berkaitan:
#Dual Boot Ubuntu and Windows - Community Ubuntu Documentation
Although this may seem obvious, it is important to backup your data files to an external backup medium before attempting a dual-boot install

#How_to_dual boot ubuntu

Tutorial by eks on the Ubuntu forums. See also Dualboot two ...
https://help.ubuntu.com/.../How_to_dual-boot_Ubuntu_and_XP_after
http://www.ubuntugeek.com/dual-booting-windows-dan-ubuntu-fiesty-indonesian.html
Dual Booting Windows dan Ubuntu Fiesty (indonesian)”. gal says: May 18, 2010 at 5:38 am. wah terima kasih tutorialnya, ijin ngopi mas

#Installing Ubuntu with Windows Dual-Boot | Ubuntu Screencasts

7 Dec 2006 ... Once I've installed Ubuntu, and have a functioning dual boot system, can I undo the installation and return to a single boot windows system? ...
screencasts.ubuntu.com/Installing_Ubuntu_with_Windows_Dual-Boot

#Cara praktis instalasi dualboot ubuntu dengan windows. | Solve With IT
7 Sep 2009 ... Banyak pemula seperti saya terkadang bingung dan takut untuk memulai instalasi Operating system yang belum pernah di pakai.
solvewithit.com/.../instalasi-dualboot-ubuntu-dengan-windows-untuk-pemula

2
Membuat Paket Debian dari Precompiled Binary

Terkadang kita memiliki sebuah aplikasi yang ingin kita jadikan sebuah paket debian tetapi aplikasi yang akan kita gunakan ternyata sudah precompiled sehingga proses pembuatan paket deb secara normal tidak dapat dilakukan.. misal sebuah aplikasi java berupa file JAR.. atau sebuah library PHP4 yang telah dicompile untuk apache2.2.15 dengan mode handler(apxs2), tanpa harus mengcompile ulang, apalagi sibuk menutupi dependensi yang kadang bikin mumet kepala hanya untuk proses kompilasi saja.

contoh kita sudah melakukan make install php4 di folder /usr/local/php4
buatlah folder root untuk struktur penempatan file2 yang akan dimasukkan kedalam paket.

user@server:~$ sudo su
root@server:/home/user$ cd ~
root@server:~$ mkdir -p php4

buat struktur dan salin semua data aplikasi sama persis dengan penempatan aplikasi yang sudah terinstall pastikan tidak ada yang terlewat. pada kasus PHP4 disini semua data dan library hanya ada di dalam sebuah folder. pastikan juga pada saat menyalin permission masih sama dengan aslinya.

root@server:~$ cd php4
root@server:~/php4$ mkdir -p usr/local/php4
root@server:~/php4$ cp -rvp /usr/local/php4/* usr/local/php4

sekarang kita akan membuat file control untuk deskripsi paket debian yang akan kita buat

root@server:~/php4$ mkdir DEBIAN
root@server:~/php4$ vim DEBIAN/control

Package: php4-custom --> (nama paket yang akan dipanggil)
Version: 4.4.9
Section: base
Priority: required
Architecture: i386 --> (bila multi arch tambahkan dengan koma(,) )
Essential: yes
Pre-Depends: xxxx --> (masukkan semua paket dependensi kalau ada)
Origin: php4
Maintainer: muhammad zahris
Description: php4 untuk apache 2.2.15 --> (max 60 karakter)
bla bla bla --> (keterangan juga bebas jumlah karakternya)

sekarang kita buat debian paketnya

root@server:~/php4$ cd ..
root@server:~$ dpkg-deb -b php4 php4-custom.deb

S…E…L…E…S…A…I…

pada post mendatang mungkin akan dijelaskan cara membuat postins pada paket debian agar tidak perlu lagi dilakukan konfigurasi manual sama sekali setelah paket debian diinstall ke sistem.

2
Webserver Cluster; Linux-HA + DRBD + LAMP + Slackware 13.0

Ini adalah sekelumit tutorial yang menceritakan bagaimana mengkonfigurasikan Slackware 13.0 menjadi webserver yang High Availability.

Implementasi ini bertujuan agar webserver yang terdiri dari Apache dan MySQL mempunya tingkat availability yang tinggi, jika terjadi failure pada salah satu mesin webserver maka semua tugas webserver akan dihandle oleh mesin yang lain secara otomatis tanpa kita harus mengkonfigurasi ulang database ataupun coding ulang web scriptnya, dan yang paling penting adalah tingkat SLA (Service Level Agreement) nya akan terjamin.

Ada beberapa software/tools yang digunakan dalam implementasi ini, diantaranya: Linux-ha (Heartbeat), DRBD, MySQL, Apache.

Untuk keterangan lebih lanjut tentang tool-tool tersebut baik itu fungsi dari masing-masih software ataupun untuk mengunduh software-software tersebut bisa langsung merujuk pada websitenya masing-masing.

Linux-ha : http://linux-ha.org/
DRBD: http://www.drbd.org/
Apache : http://www.apache.org/
MySQL : http://www.mysql.com/
Slackware : http://www.slackware.com/

Linux-ha (Heartbeat)
Heartbeat is a daemon that provides cluster infrastructure (communication and membership) services to its clients. This allows clients to know about the presence (or disappearance!) of peer processes on other machines and to easily exchange messages with them.

DRBD
DRBD® refers to block devices designed as a building block to form high availability (HA) clusters. This is done by mirroring a whole block device via an assigned network. DRBD can be understood as network based raid-1.

Untuk tutorialnya bisa dilihat/diunduh pada link berikut.

Semoga Bermanfaat, Amien…!!!

3
iOS 4.0 dan Ubuntu 10.04

Pada ulasan Ubuntu 10.04 lalu, saya menulis tentang “dukungan pengenalan perangkat lebih baik“, terutama pada pengenalan perangkat iPhone/iPod Touch. Nah, rupanya sejak melakukan upgrade ke iOS 4.0, iPhone saya tidak lagi dikenali sebagai media penyimpan/pemutar audio, sehingga saya tidak bisa mengatur koleksi lagu pada iPhone saya melalui Rhythmbox. Bagaimana solusinya?

Berikut langkah-langkahnya:

1. Buka terminal, jalankan perintah berikut:

sudo add-apt-repository ppa:pmcenery/ppa

2. Setelah itu, jalankan perintah berikut untuk memuat ulang daftar paket:

sudo apt-get update

3. Jalankan perintah berikut untuk menginstalasikan beberapa paket:

sudo apt-get install libimobiledevice1

4. Jalankan perintah berikut untuk meng-update beberapa paket lama:

sudo apt-get dist-upgrade

5. Selesai!

Kini anda bisa mencolokkan kabel data USB dari iPhone/iPod Touch anda, dan anda akan mendapati jendela konfirmasi.

Ubuntu mengenali perangkat iOS 4.0!

Tunggu apa lagi? Segera klik OK untuk membuka Rhythmbox dan selamat mengatur (sinkronisasi) koleksi musik anda!

iPhone saya dikenali dengan baik pada Rhythmbox

Selamat mencoba!

1
Apache2, Module UserDir, dan PHP5 di Ubuntu 10.04

Pada prinsipnya, mengaktifkan module userdir di Apache2 dan lighttpd saja hanya berbedea di perintahnya saja. Di Apache2 perintah yang kita gunakan adalah:

sudo a2enmod userdir


Jangan lupa untuk memuat ulang konfigurasi Apache2:

sudo service apache2 force-reload


Lalu buat direktori public_html di $HOME user yang hendak memanfaatkan module ini:

cd $HOME
mkdir public_html
chmod -R 775 public_html


Install dukungan PHP5 untuk Apache2:

sudo apt-get install php5 libapache2-mod-php5


Paket libapache2-mod-php5 opsional, menurut dokumentasi komunitas Ubuntu kita perlu memasang paket ini jika masih membutuhkan dukungan untuk PHP4. Terakhir aktifkan modul php5:

sudo a2enmod php5


Kemudian buat sebuah file index.php di ~/public_html dengan isi:

phpinfo();
?>


Arahkan browser ke http://localhost/~user, ganti user dengan nama user kita. Oops, kok malah skrip PHP-nya kok malah diunduh? (thinking). Hmm… ternyata menurut diskusi di sini, kita harus menghilangkan atau mengubah baris berikut jadi komentar:



php_admin_value engine Off

>

Konfigurasi ini ada di berkas /etc/apache2/mods-available/php5.conf, untuk menjadikannya komentar tambahkan karakter # di depan setiap baris. Setelah itu muat ulang konfigurasi Apache2:

sudo service apache2 force-reload


Nah, sekarang coba akses lagi http://localhost/~user.

4
Mengompilasi Sendiri MPlayer

Dari perjalanan di Gentoo dan pengembangan sebuah aplikasi in-house, saya menemukan bahwa MPlayer lebih bagus kalau dikompilasi sendiri.

Saya asumsikan bahwa Anda telah memasang MPlayer. Kita tinggal menimpa yang lama dengan yang baru. Memang, cara ini tidak disarankan dan lebih baik apa bila dibuatkan paketnya dengan menggunakan checkinstall. Apabila Anda seorang purist, silakan pasang:

$ sudo apt-get install checkinstall

Setelah itu, ��pasang saja semua kebutuhan MPlayer: (Peringatan: banyak paket terpasang!)

$ sudo apt-get build-dep mplayer

Setelah itu, unduh dari http://mplayerhq.hu/ kode sumber terbaru. Saya mengunduh snapshot hari ini dan mengekstrasinya:

$tar xvfj ~/Unduhan/Mplayer/mplayer-checkout-snapshot.tar.bz2

$ cdmplayer-checkout-2010-07-20


MPlayer secara unik mendeteksi prosesor yang kita pakai. Kita harus memastikan variabel CFLAGS dan sejenisnya tidak termuat agar skrip konfigurasi dapat menentukan dengan benar konfigurasi untuk kompilasi MPlayer. Cukup jalankan:

$ ./configure --prefix=/us
r

Saya sedikit curang dan mengganti konfigurasi pada berkas config.mak pada baris yang mengandung CFLAGS, CXXFLAGS, dan DEPFLAGS (sekitar baris 30 s.d. 32). Saya mengganti setiap yang mengandung"-mcpu=native -mtune=native" menjadi "-mcpu=core2 -mtune=native -msse4.1". Maklum, saya takut nanti MPlayer tidak teroptimasi untuk SSE 4.1.

Pasang ke sistem:

$ sudo make instal
l

atau

$ sudo checkinstall


Nikmati berkurangnya pemakaian CPU! Untuk pengguna laptop yang memiliki vdpau sangat diuntungkan dengan kompilasi sendiri.

2
Intel i8xx Fix on Ubuntu Lucid

[PHORONIX] Baru saja mengumumkan kabar baik mengenai GPU Intel, terutama i8xx. Seperti yang kita ketahui bersama, Lucid "dianugerahi" dengan galat pada driver GPU Intel. Hal ini karena memang Intel sedang merestrukturisasi driver-nya. Dimulai dengan penggabungan driver -i910 dan -i810 menjadi satu -intel. Lalu kemudian, Intel berusaha mengembangkan GEM/UXA untuk mendukung KMS. Sayangnya, hal ini menyebabkan regresi terhadap GPU lama seperti seri i8xx.

Baru kemarin [PHORONIX] memberitakan bahwa pengembang Ubuntu menambal driver mereka dengan versi lama. Saya sudah mencobanya dan memang sistem menjadi stabil. Silakan kunjungi [RAOF] untuk info lebih lanjut. Intinya, berikut yang dapat dilakukan.

$ sudo add-apt-repository ppa:raof/aubergine

$ sudo apt-get update

$ sudo apt-get dist-upgrade


Ya, ada beberapa langkah yang dilewati, seperti misalnya mengimpor kunci. Tapi, intinya, driver Intel akan ditatar.

Referensi:

[PHORONIX] Phoronix. http://www.phoronix.com/scan.php?page=news_item&px=ODQzMQ

[UBUNTU] Ubuntu Mailing https://lists.ubuntu.com/archives/ubuntu-x/2010-July/000905.html

[RAOF] https://edge.launchpad.net/~raof/+archive/aubergine
 
Ujie Caprone | © 2011 Blogger Template by Ujiecaprone.com